Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mahasiswa, Intelektual Yang Sedang Mencari Jati Diri Mengejar Mimpi


Foto : Anida, Mahasiswa Prodi KPI UIN Jambi

Mahasiswa, Sudah banyak kita dengar dan ketahui  bahwa Mahasiswa ialah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi atau perguruan tinggi di Universitas. Dimana seorang telah terdaftar dan memenuhi syarat – syarat menjadi seorang mahasiswa di perguruan tinggi di Universitas.

Menurut Suwono (1978) dalam bukunya Knopfemacher, mendefinisikan mahasiswa merupakan insan-insan calon sarjana yang terlibat disuatu instansi perguruan tinggi, serta diharapkan menjadi calon – calon intelektual. 

Sayangnya, Sekarang banyak yang menjadikan kuliah tidak sebagai menuntut ilmu melainkan sebagai media mencari gengsi dan mencari tittle; bahwa ia lulusan sarjana, serta menuruti stigma masyarakat sekitar. Sehingga lebih banyak lulusan mahasiswa yang menjadi pengangguran. Padahal, Harapannya lulusan dari perguruan tinggi mampu menciptakan lapangan pekerjaan. 

MAHASISWA ( Manusia, Akal, Amanah, Semangat, Iman, Senang, Wajib, Amal) yaitu seorang yang berkaitan dengan perguruan tinggi yang mempunyai harapan menjadi calon – calon cendikiawan dan mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi. 

Dapat di simpulkan bahwa, Mahasiswa adalah insan intelektual yang sedang mencari jati diri pada jenjang perguruan tinggi, menuntut seorang mahasiswa agar mampu untuk mencerminkan sebagai civitas akademika, serta mewujudkan cita-cita serta mimpi yang merupakan bagian dari tujuan hidup.

 

Dimana Mahasiswa Mendapatkan Sumber Belajar ?

Suatu masa transisi adalah sebuah proses dimana mahasiswa mencari cara terbaik dalam belajar, mulai dari mengetahui sember belajar yang relevan, gaya belajar dan faktor – faktor lain yang mendukung proses pembelajaran.

Setiap mahasiswa memiliki kecenderungan pilihan yang berbeda-beda dalam mendapati sumber belajar. Ada yang diruang lingkup kampus, Ruang Kelas, Organisasi, Perpustakaan, komunitas, workshop/seminar, dll. 
Akan sangat penting jika semua itu menjadi nilai plus jika dilakukan tidak hanya belajar di ruang kelas tetapi juga sebagai pengalaman. 

Contoh di dalam kampus :

1. Dimana mahasiswa dapat sumber belajar ketika ia duduk di kelas prodi masing-masing bersama dosen, adanya topik pembicaraan mengenai pembelajaran, diskusi bersama teman, serta tanya jawab. 
2. Dimana mahasiswa dapat sumber belajar ketika ia bergabung di sebuah organisasi, disitulah ia juga mendapatkan sumber belajar, serta relasi dan menambah wawasan
3. Bisa di dapatkan ketika kita di perpustakaan, menanyakan perihal yang ingin di tanyakan kepada staf perpustakaan,. Maupun mencari buku, referensi, jurnal, dan lain-lain (sering membaca). 
4. Bisa sharing kepada teman semahasiswa ataupun kakak senior yang berpengalaman, diskusi, dsb. 

Contoh diluar kampus yaitu :
1. Kejadian dalam masyarakat, bersosialisasi,
2. Sering bertanya kepada ustadz, guru, kiai, 
3. Mendengarkan kajian di masjid, dan lain sebagainya. 

Selebihnya itu ada juga yang mencari nya di internet. Apalagi di zaman sekarang sudah modern, dan bakalan banyak pembelajaran. Media seperti audio, video, artikel, dan masih banyak lagi. Itulah sumber – sumber belajar yg dapat mahasiswa ambil. Maka dari itu kita harus mengetahui bahwa ilmu itu harus di dapatkan dengan mencari dan belajar kepada guru  dosen, ustadz, dan lain lain. 

Seperti hal nya yang di sebutkan yg nama nya ulul albab, orang yang berakal dan berpikir. Jadi kita sebagai mahasiswa perlu berpikir bahwa belajar bisa di dapatkan dari mana saja, dengan sudut pandang yg mana saja dan berbed-beda, tergantung memposisikan nya di mana, dan ialah tujuan nya ke arah yg baik, positif, dan berdampak baik. 

Bersyukurlah jika hari ini, kita ditakdirkan menjadi seorang mahasiswa, banyak di luar sana yang ingin menjadi mahasiswa. Tugas kita adalah memanfaatkan kesempetan ini menjadi sebaik mungkin dengan cara menjadi mahasiswa pembelajar sejati, haus akan ilmu untuk bekal masa depan yang lebih baik dan diimpiakan.

Selamat menjadi Mahasiswa, 
Salam Semangat dan Sukses.

Penulis : Anida (Mahasiswi Prodi Komunikasi Penyiaran Islam UIN Jambi)

1 komentar untuk "Mahasiswa, Intelektual Yang Sedang Mencari Jati Diri Mengejar Mimpi"