PKM Pelatihan Dasar Pembelajaran Berbasis Digital Di SMA Nurul Yaqin Tanjung Jabung Barat Jambi



Kemanjuan ilmu teknologi informatika dan komputer berkembang sangat pesat membawa dampak positif terhadap dunia pendidikan saat ini. Sistem pendidikan dalam pembelajaran-pun berubah, yang dulunya menggunakan metode teacher-centered learning menjadi student-centered learning, di mana pembelajaran berpusat pada siswa, artinya siswa di arahkan untuk meningkatkan pengetahuannya dengan banyak cara dan memanfaatkan fasilitas menggunakan teknologi digitaliasasi yang ada salah satunya, tidak hanya berpusat pada dosen/ guru saja untuk mendapatkan pembelajaran. Metode ini mendorong siswa dalam melakukan pembelajaran untuk aktif (active learning) dalam mencapai pembelajaran yang lebih maksimal melalui pembelajaran berbasis digital.

 Seiring Perkembangan teknologi digital juga membawa dampak negatif terhadapat siswa. Banyak produk digital di internet digunakan oleh siswa tidak sesuai dengan kebutuhan mereka, melainkan teknologi digital di intenet melalaikan dalam pembelajaran, waktu terbuang sia-sia dan tidak bijak dalam pemanfaatan teknologi digital tersebut. Misalkan aplikasi digital yang terinstal di dalam smartphone siswa tidak mendukung pembelajaran, hanya terdapat aplikasi-aplikasi yang hanya sekedar hiburan dan melalaikan. Contoh banyak siswa menghabiskan waktunya untuk membuka media sosial, bermain game online hanya untuk hiburan semata, padahal waktu itu jika dimanfaatkan dengan baik dan bijak untuk pembelajaran maka dengan aplikasi digital lainnya sifatnya mendukung pembelajaran siswa yang ada di intenet. mama siswa mampu belajar dengan makasimal dan mendapatkan pengetahuan dan kemampuan sesuai dengan yang diharapkan.


Banyak sekali produk digital yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran siswa, yang dapat digunakan secara mandiri dan di mana saja dan kapan saja.  Dalam mengupayakan penggunaan teknologi digital untuk pendidikan pemerintah dalam hal ini kementerian pendidikan dan kebudayaan telah membuat aplikasi-aplikasi digital yang tujuannya untuk digunakan dalam pembelajaran. Teknologi digital dalam pendidikan (Digital Technologies in Education) yang dikeluarkan oleh kemendikbud di antaranya Rumah Belajar, Tv Edukasi, Belajar.id, Radio Edukasi dan banyak lainnya yang di keluarkan oleh layanan pemebejaran di luar kemendikbud seperti, Ruang Guru, E-Perpus, Google For Education, My Study Live, Meja Kita, Quipper Shchool dan sebagainya. 

Aplikasi-aplikasi digital di atas itulah menjadi siswa lebih bijak dan produktif untuk memanfaatkan media digitalisasi dalam pembelajaran saat ini. Jika ini diterapkan dan digunakan oleh siswa maka metode pembelajaran yang berpusat kepada siswa akan tercapai, siswa memiliki pengetahuan dan kempuan maksimal dari banyak sumber dan referensi tempat belajar sesauai harapan.

Adapun Sebagai salah satu alteratif dalam dunia pendidikan yang dapat memberikan layanan dan sumber pembelajaran (digital content) yang mudah dan cepat diakses mengunakankan media digital dengan pemanfaatan multimedia. Digital content adalah konten dalam beragam format baik teks atau tulisan, gambar, video, audio atau kombinasinya yang diubah dalam bentuk digital digunkan dengan computer atau alat digital lainnya.

Disisi lain siswa dalam pemanfaatan pemebejaran berbasis digital juga dapat langsung berkontribusi dan melatih untuk dapat mengembangkan kreatifitas melalui melalui digital yang disebut Digital Student. Sebagai siswa yang telah tumbuh dengan partisipasi aktif dalam teknologi sebagai fitur sehari-hari dalam kehidupan mereka. Digital Student memiliki kemampuan (Skill) mengeporasi, mengelolah bahkan menciptakan konten digital maupun Teknologi digitalisasi untuk sebagai kebutuhan belajar dan berkarya mengikuti perkembangan teknologi saat ini dan masa akan datang. (Efitra, 2022). 

Menjadi siswa digital harus memiliki keahlian seperti editing video, TIK, Desain Grafis, Desain Animasi, menjadi Fotografer dan keahlian lainnya pembuatan aplikasi (coding). Jika kemampuan digital (Digital Skill) ini ada dalam diri siswa, maka siswa dapat lansung berkontribusi minimal menjadikan  konten pendidikan seperti menjadi Youtuber Edukasi, Sosial Media Edukasi, Blogger Edukasi, Digital Business Student dan lain-lain. Kontribusi ini selain bermanfaat untuk pengembangan diri siswa itu sendiri juga mampu mendatangkan penghasilan bahkan mampu menjadi salah satu profesi pekerjaan, dan baiknya maka secara tidak langsung siswa telah membantu pemerintah dalam membuat lapangan pekerjaan dan menurunkan angka pengangguran. 

 


Dalam  rangka  mendukung  pemerintah  untuk  meminimalisir  angka penganguran dan meningkatnya literasi digital siswa dalam pembelajaran dan sekaligus mendorong siswa menjadi digital content student terutama generasi muda saat ini, yaitu generazi Z siswa-siswi tingkat menengah SMA/SMK, maka Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ikut serta melakukan sosialisasi dan memberikan pelatihan dasar dan motivasi agar siswa dapat memfaatkan Pembelajaran Berbasis Digital dengan baik dan maksimal sesuai harapan. Kegiatan ini berupa program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Mahasiswa dan Dosen  Prodi Sistem Informasi kepada Siswa-siswi SMA Nurul Yaqin Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.


Lebih baru Lebih lama